malam itu malam mencekam

malam itu malam mencekam
hanapusparini.blogspot.com

Kamis, 23 Januari 2014

sejarah jepang dan wisata yang indah

Keshogunan Kamakura (鎌倉幕府 Kamakura bakufu?) adalah pemerintahan militer oleh samurai yang didirikan Minamoto no Yoritomo di Kamakura. Dalam periode historis Jepang, masa pemerintahan Keshogunan Kamakura disebut zaman Kamakura yang berlangsung sekitar 140 tahun. Keshogunan Kamakura berakhir setelah Nitta Yoshisada menghancurkan klan Hōjō.
Dulunya dalam buku sejarah Jepang ditulis bahwa Keshogunan Kamakura dimulai sejak tahun 1192 ketika Minamoto no Yoritomo diangkat sebagai Seii Taishōgun, namun secara de facto Yoritomo sudah berkuasa dan memiliki lembaga pemerintahan sebelum 1192. Keshogunan Kamakura juga bukan pemerintahan militer oleh kalangan samurai yang pertama di Jepang, karena sebelumnya sudah dikenal Pemerintahan klan Taira.
Pemerintahan atau kantor shogun disebut "bakufu" (幕府?, secara harafiah, pemerintahan di tenda) atau "Keshogunan". Sistem politik yang disebut keshogunan (bakufu) terus bertahan hingga Keshogunan Muromachi (Muromachi Bakufu) dan Keshogunan Edo (Edo Bakufu). Dalam literatur klasik Azuma Kagami, istilah bakufu hanya digunakan untuk rumah kediaman shogun, dan tidak digunakan untuk menyebut pemerintah pusat oleh kalangan militer. Istilah "bakufu" untuk menyebut pemerintahan kalangan samurai pertama kali digunakan sejarawan di zaman Edo. Kalangan samurai biasanya menyebut pemerintahan Kamakura sebagai Kamakura-dono (Yang Dipertuan Kamakura).

tempat wisata menarik

Tempat Wisata di Jepang yang Terkenal - yoshiewafa - Banyak sekali tempat wisata di Jepang yang menarik untuk dikunjungin, Negara yang beribukota di Tokyo ini walaupun sudah menjadi negara yang sangat modern dan maju, namun masih memiliki tempat wisata alam yang indah dan sudah terkenal di dunia. Beberapa tempat wisata di jepang yang terkenal dapat Anda jadikan pilihan untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga atau kerabat terdekat Anda. Jepang merupakan negara modern nomor satu di Benua Asia dan menurut yoshiewafa pesaing utama  dalam bidang teknologi Negara Jepang adalah Amerika Serikat (USA) yang berada di benua Amerika.

Kira-kira ada atau tidak ya tempat wisata di jepang yang murah? Saya rasa ada, bahkan anda juga dapat Jalan-jalan gratis ke negara jepang, namun tentu anda juga harus berusaha jika ingin Jalan jalan gratis ke luar negeri. Wisata jepang yang indah dan mempesona begitu banyak, Wisata modern di jepang juga banyak, wisata malam Jepang juga sudah pasti tidak terhitung, di Indonesia saja banya tempat wisata malam, apalagi di Jepang? saya rasa Anda sudah tahu sendiri. http://yoshiewafa.blogspot.com

Berikut ini adalah Daftar nama 10 tempat-tempat wisata di jepang yang menarik dan terkenal serta sudah menjadi tempat wisata favorit di jepang beserta sedikit deskripsi ulasan dari yoshiewafa tentang wisata Jepang :

1. Kyoto


Kinkakuji (Golden Pavilion) di Kyoto


Kyoto - Dahulunya merupakan ibukota Negara Jepang dan menjadi tempat tinggal kaisar dari tahun 794 sampai dengan tahun 1868. Sekarang Kyoto hanya merupakan salah satu kota terbesar ketujuh di Jepang dengan populasi sekitar 1,4 juta penduduk. Kyoto sudah berkali-kali hancur karena banyaknya perang dan sering terjadi kebakaran selama berabad-abad, namun karena Kyoto nilai sejarahnya yang tinggi, Kyoto tidak terdaftar sebagai kota sasaran bom atom dan selamat dari serangan udara ketika Perang Dunia II. Kyoto mempunyai banyak sekali Kuil yang sampai tidak terhitung jumlahnya, Kuil di Kyoto dan tempat bersejarah lainnya yang memiliki nilai tinggi tetap bertahan hidup di kota ini sampai sekarang. Kota Kyoto juga termasuk dalam daftar kota paling indah di dunia dan juga memiliki sekitar 137 hotel.

2. Tokyo


Edo Castle Himeji


Tokyo - Merupakan ibukota di Jepang yang sekarang dan menjadi kota metropolis di dunia dengan jumplah penduduk yang sangat padat. Hal ini mnerupakan salah satu dari 47 prefektur Jepang, yang terdiri dari 23 bangsal pusat kota dan juga beberapa kota lainnya, kota dan desa yang berada di sebelah barat pusat kota. Seperti kepulauan Izu dan Ogasawara juga masih menjadi bagian dari Kota Tokyo.

Sebelum tahun 1868, Tokyo dikenal dengan nama Edo. Sebuah kota kecil dan menjadi sebuah benteng pertahanan pada abad ke-16, Edo kemudian menjadi sebuah pusat politik di Jepang pada tahun 1603 sewaktu Tokugawa Ieyasu mendirikan pemerintahan feodal di sana. Beberapa waktu kemudian, Edo tumbuh menjadi salah satu kota yang paling padat penduduknya di dunia. Ketika Restorasi Meiji tahun 1868, kaisar dan modal pindah dari Kyoto menuju Edo, yang kemudian berganti nama menjadi Tokyo ("Timur Modal"). Sebagian besar kota Tokyo hancur dalam gempa bumi besar yang terjadi di kawasan Kanto pada tahun 1923 dan ketika terkena serangan udara pada tahun 1945. http://yoshiewafa.blogspot.com

Tokyo menawarkan banyak sekali pilihan tempat belanja, budaya hiburan, dan makan pada pengunjung. Sejarah kota dapat ditemukan di kabupaten seperti Asakusa, dan dalam museum yang sangat baik, kuil bersejarah serta kebun. Tokyo juga menawarkan sejumlah ruang hijau yang menarik di pusat kota dan dalam perjalanan kereta api yang relatif singkat di pinggiran nya.

Banyak bar dan klub berjajar, Tokyo memiliki banyak gedung pencakar langit, neon, toko elektronik, dan pusat perbelanjaan, besar. Pada waktu yang sama, beberapa kuil, candi, restoran sushi, soba, pemandian umum, serta penginapan, Tokyo juga merupakan kota sejarah dan tradisi yang hidup kembali. Terdapat banyak galeri seni dan museum, tidak biasa dalam museum parasit. Dan tentu saja Ikan Tsukiji Market, dan perjalanan perahu di Sungai Sumida, serta karaoke juga populer di Tokyo.

3. Osaka


Osaka Castle Nishinomaru Garden


Osaka - Memiliki populasi kurang lebih 9 juta penduduk, Dan menjadi kota terbesar ketiga dan kedua di Jepang yang memiliki peran paling penting. Osaka sudah menjadi lokomotif ekonomi di wilayah Kansai selama berabad-abad. Osaka sebelumnya dikenal sebagai Naniwa. Sebelum Periode Nara, ketika modal yang digunakan kemudian dipindahkan dengan pemerintahan masing-masing waktu pergantian kaisar baru, Naniwa juga pernah menjadi ibukota Jepang, yang pertama dan yang pernah dikenal.

Pada sekitar abad ke-16, Toyotomi Hideyoshi memilih Osaka sebagai lokasi untuk mendirikan istananya, Setelah kematian Toyotomi Hideyoshi, Tokugawa Ieyasu memindahkan pemerintahannya ke Edo (Tokyo). Osaka memiliki kekuatan ekonomi di luar Hong Kong dan Thailand, merupakan kota yang penuh energi. Ada kuil Kyoto dan Nara yang menjadi Situs Warisan Dunia, adalah tanah suci di Koyasan. Objek wisata di Osaka yang paling populer seperti Floating Garden Observatory Osaka Aquarium dan futuristik, dan Universal Studios Jepang

4. Sapporo, Hokaido


Matsumae (Fukuyama) Castle Hokkaido


Hokkaido - Merupakan kota terbesar kedua di Jepang bagian utara dan yang paling tidak berkembang diantara empat pulau utama Jepang. Cuaca di musim dingin banyak sekali salju, suhu yang mencapai di bawah nol dan lautan yang membeku, sementara ketika musim panas tidak mendapatkan panas dan lembab seperti di bagian lain negara Jepang. Dengan keindahan alam murni nya, Hokkaido menarik pecinta alam luar, seperti pemain ski dan snowboarders di musim dingin dan pejalan kaki, pengendara sepeda dan berkemah dari bulan Juni sampai September. http://yoshiewafa.blogspot.com

Yang paling terkenal di Hokkaido adalah kota Sapporo, banyak orang yang berpikir bahwa itu adalah nama bir. Sapporo merupakan kota yang terbesar di Hokkaido. Anda dapat mencoba untuk menikmati makanan laut yang masih segar di kota ini.

5. Yokohama


Matsumoto Castle Yokohama


Yokohama - Jika Hokaido merupakan sebuah Kota yang terbesar kedua di Jepang Utara, Yokohama adalah kota yang terbesar kedua Di Negara Jepang dengan jumplah populasi lebih dari tiga juta jiwa. Jarak antara Yokohama dengan Tokyo sekitar setengah jam perjalanan waktu menuju arah selatan kota Tokyo dengan menggunakan kereta api, dan merupakan ibukota Prefektur Kanagawa.

Menjelang akhir Periode Edo sekitar tahun 1603-1867, Jepang mempertahankan kebijakan isolasi diri, pelabuhan Yokohama merupakan salah satu wilayah yang pertama dibuka untuk perdagangan luar negeri pada tahun 1859. Akibat dari semua itu adalah Yokohama semakin cepat tumbuh dari yang semula hanyalah sebuah desa nelayan kecil menjadi salah satu kota yang utama di Jepang. Sampai saat ini, Yokohama tetap populer pada kalangan ekspatriat, dan memiliki salah satu pecinan terbesar di dunia serta masih mempertahankan beberapa tempat tinggal mantan Barat yang ada di distrik Yamate.

6. Nagasaki


Shimabara Castle, Nagasaki


Nagasaki - Sebuah kota pelabuhan yang menarik dan terdapat di pulau Kyushu dengan ibukota Nagasaki Prefecture. Sebagai salah satu kota yang terdekat di Jepang port menuju daratan Asia, Nagasaki memiliki peran yang sangat penting dalam hubungan perdagangan ke luar negeri selama berabad-abad dan yang paling penting dari port yang sangat sedikit hanya terbuka secara terbatas dari pedagang asing selama masa periode isolasi Jepang. http://yoshiewafa.blogspot.com

Dalam sejarah yang baru, Nagasaki menjadi sebuah kota yang kedua setelah Hiroshima untuk dihancurkan oleh bom atom pada waktu Perang Dunia II. Meganebashi merupakan jembatan batu yang tertua Jepang. Jika Anda melihat jembatan ini akan tercermin dalam air, kenapa disebut Meganebashi karena cukup jelas. Pada Museum Bom Atom Nagasaki, Anda dapat mempelajari penderitaan setelah bom atom pada tanggal 9 Agustus 1945, sebelum kemerdekaan Indonesia.

7. Ishigaki


Toyama


Ishigaki Island - Merupakan sebuah pulau yang utama di Kepulauan Yaeyama dan menjadi pusat transportasi di kawasan tersebut. Ishigaki City, merupakan kota yang paling selatan di Jepang, pusat kota Yaeyama merupakan tempat bandara utama yang ada di wilayah ini serta terminal, perahu, dan banyak sekali hotel, toko-toko, restoran dan bar yang ada di Ishigaki Island. Laut biru dan pasir putih yang dapat Anda temukan di sekitar Ishigaki akan terasa menenangkan. saran dari yoshiewafa untuk Anda supaya mengamati terumbu karang dan ikan naik glass bottom boat tropis.

8. Kagoshima


Matsumoto Castle


Kagoshima - Merupakan sebuah kota utama yang berada daerah selatan Kyushu dengan ibukota Prefektur Kagoshima. Kota ini juga sering dibandingkan dengan sebuah kota yang ada di Italia yaitu Naples karena memiliki iklim sama ringan, pohon palem yang berjajar jalan, penduduk yang marah relatif panas dan Sakurajima, Kagoshima Vesuvius. Gunung berapi aktif, sangat mudah diakses dengan menggunakan perahu feri, jika Anda ingin melihat panorama alam yang ada di pulau Kyushu, dapat pergi menuju beberapa tempat yang ada di kota observatorium. http://yoshiewafa.blogspot.com

9. Hakodate, Hokkaido


Matsumae Castle


Hakodate - Merupakan sebuah kota terbesar ketiga di Hokkaido, dan terletak di ujung selatan pulau tersebut. Hakodate terkenal memiliki pemandangan yang indah untuk dinikmati dari Gunung Hakodate dan memiliki makanan laut yang lezat dan masih segar. Sebagai salah satu kota pelabuhan di Jepang yang pertama dan dibuka untuk perdagangan internasional setelah era isolasi negara Jepang, Hakodate sudah mengalami banyak sekali pengaruh yang terkenal dari luar negeri, serta kabupaten mantan perumahan penduduk negara asing dan benteng dengan memiliki gaya Barat antara atraksi utama dan wisata.

Onuma Park merupakan sebuah taman nasional kuasi yang indah, danau pulau bertitik, berjarak hanya sekitar setengah jam di arah utara Hakodate dan juga membuat sepanjang perjalanan antara Hakodate dan Sapporo lebih baik. Tanpa harus pergi menuju Hakodate ketika musim bunga ceri pada bulan Mei, jika Anda melihat matahari yang terbenam dari Mt itu Anda pasti juga terpikat dengan panorama alam Hakodate. Hakodate dikelilingi oleh laut, yang juga terkenal dengan makanan lautnya yang segar. Bangun pagi-pagi, cobalah sarapan pagi dengan semangkuk seafood yang dapt Anda temui di pasar dekat Stasiun Hakodate.

10. Kobe, Prefektur Hyogo


Himeji Castle Kobe


Kobe - Merupakan ibukota dari Prefektur Hyogo dan menjadi salah satu dari sepuluh kota terbesar di Jepang. Kobe juga dianggap salah satu kota di Jepang yang paling menarik karena Lokasinya di antara laut dan pegunungan Rokko.  Kobe sudah menjadi kota pelabuhan yang berperan penting selama berabad-abad. Di antara yang pertama dibuka untuk perdagangan Internasional pada abad ke-19 di samping pelabuhan Yokohama, Nagasaki, Hakodate dan Niigata. http://yoshiewafa.blogspot.com

Tahun 1995, Kobe dilanda bencana Gempa Besar Hanshin-Awaji, yang menewaskan lebih dari 5000 orang dan menghancurkan puluhan ribu bangunan. Sekarang kota ini sudah dibangun kembali, namun tanda-tanda akan terjadinya beberapa peristiwa yang mengerikan tetap masih terbayang. Pemandangan pelabuhan yang dapat dilihati dari Pegunungan Rokko menghadap Kitano tua yang eksotis, ada beberapa hal yang menarik wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan di Kobe. Selain itu, wisata sejarah, seperti budaya dan Arima Onsen, sudah sangat terkenal. Keindahan utamanya dapat Anda lihat ketika malam hari.

Tempat wisata yang paling menarik dan terkenal di jepang dan sudah menjadi favorit para turis yang datang berkunjung, karena yoshiewafa sangat menyukai sejarah jepang sudah sejak dahulu, oleh sebab itu yang kami pasang adalah gambar castle yang ada dijepang. Saya suka sekali budaya dan sejarah jepang karena menurut saya sangat unik dan bagus untuk dibaca. Semoga daftar wisata jepang diatas dapat menjadi tempat tujuan wisata Anda di jepang yang sangat Indah.

Di tulis oleh : Ibu Sumiah
Inspired from : tripadvisor, flicker, wikipedia

Selasa, 21 Januari 2014

fucinamon adalah madu herbal rasa kayu manis yang di produksi oleh ratu nusantara, fucinamon dapat mengobati :
1 sebagai anti oksidan
2.mengurangi kolestrol
3.mencegah penyakit jantung
4.meningkatkan sistem kekebalan tubuh
5.mengatasi gangguan pencernaan
6.memperkuat kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari serangan bakteri, virus, dan jamur
7. anti penggumpalan darah
8.membantu mengatasi arthtitis (radang sendi)
9.mengontrol kadar gula pada penderita diabetes

di jamin 100% halal dan tanpa bahan pengawet .

bagi luar daerah silahkan  kirim ke no rekening 1029014315 dan ada ongkos kirim

bagi yang di daerah pontianak bisa menghubungungi
 ke no pin bb28c7584f
atau no hp 087819407324


sekian dari kami terima kasih atas perhatiannya

Sabtu, 18 Januari 2014

Clannad ~After Story~ (クラナドアフターストーリー, Kuranado Afutā Sutōrī?, "CLANNAD 〜AFTER STORY〜") is the second season of the Clannad series, and adapts the After Story arc of the Clannad visual novel.

Plot

Initially depicting events occurring immediately after those in the first season, the timeline of ~After Story~ extends several years into the future. The season begins by following Tomoya Okazaki as he completes high school and begins his life with Nagisa, to whom he has professed his love. As their life as a couple begins, Tomoya and Nagisa marry in Graduation, and shortly after, she is revealed to be pregnant.
As Nagisa's pregnancy develops, she becomes increasingly bedridden, and the Okazakis struggle to cope with Nagisa's continued and seemingly worsening illness. Tomoya, now working as an electrician to support his family, must leave Nagisa during the day, but she is cared for with the help of Akio and Sanae. Tomoya eventually opts to quit his job to spend more time with Nagisa, and she gives birth to a daughter, Ushio. Shortly after the childbirth, however, Nagisa dies.
Clannad-as-anime
Nagisa as she is depicted in Clannad ~After Story~
Following Nagisa's death, Tomoya returns to work as an electrician, but falls into depression over the loss of his wife. The Furukawas are left to raise Ushio, and the first time she is displayed as a grown child, she appears timid around Tomoya, showing the lack of positive father-daughter interaction during the limited time they were mentioned to have spent together.
In The Ends of the Earth, while on a trip with Ushio, Tomoya meets his grandmother, who recounts to him the story of his father, Naoyuki. This persuades Tomoya to take an active role in Ushio's life, and has Ushio move in with him. Later, however, Ushio is suddenly struck by the same illness Nagisa was afflicted with, and dies shortly thereafter, with Tomoya dying from exposure.
As the events of Small Palms unfold, the role of the Girl in the Illusionary World and the garbage doll are briefly explained. The Illusionary World collapses near the beginning of the episode, with the Girl dissolving into light orbs. Tomoya's life from the time he met Nagisa is relived, and this time, Nagisa survives the childbirth. The younger Furukawas continue to raise their daughter peacefully, unafflicted by Nagisa's, and Ushio's, tragic illness.

See also

External links

Senin, 13 Januari 2014

hakuouki shinsengumi khitan

kalau ini tau kan kisah cinta shouju yang di perebutkan minimal 10 sheinin 7 sheinin manusia 3 sheinin sama seperti ceweknya yaitu seorang oni dan shouju oni ini ternyata dilindungi hijikata ketua shinsengumi sedangkan cowok sheinin oni memperebutkan demi memperkuat cline oninya ......di cerita season 2 ternyata shi chizuru mempunyai seorang kakak yang kembar dengan chizuru kakak laki laki yang jatuh cinta pada adik kembarnya.... oh nooooo udah dulu ya

Minggu, 12 Januari 2014

kalau ini film hakkaden nih cewek dulu di angkat oleh shio sama tapi sudah meninggal dan sekarang cewek ini jadi hero cruch di gereja filmnya sih sedikit ga tau

Jumat, 10 Januari 2014

SHINSENGUMI -Pasukan Samurai Terakhir Pelindung Shogun-

 
Kalau kita membicarakan sejarah jepang terutama pada era Bakumatsu, nama Shinsengumi telah menjadi legenda tersendiri. Banyak Game, Manga, Anime dan Dorama yang mengangkat kisah Shinsengumi seperti komik Flash of the Wind, Anime Kurogane Peacemaker, serta Dorama berjudul Shinsengumi. Namun sebenarnya seperti apa sih Shinsengumi itu? apa yang menyebabkan begitu melegendanya mereka, saya akan merangkumnya dalam tulisan berikut.
dorama shinsengumi berdasarkan cerita sejarah shinsengumi

Shinsengumi secara harfiah berarti Pasukan yang baru terpilih. Shinsengumi sendiri adalah sekelompok samurai tak bertuan yang mengabdikan dirinya pada Tokugawa Bakufu. tujuan aslinya yaitu untuk mengusir kaum barbar (bangsa asing) yang pada saat itu mulai masuk ke Jepang dan melindungi shogun. Mereka juga melindungi penduduk Kyoto dari kerusuhan yang kelompok pemberontak yang menginginkan kekuasaan kembali pada Kaisar. Shinsengumi sering juga disebut Miburou atau Serigala Mibu.

Kondo Isami
Shinsengumi awalnya dipimpin oleh tiga orang komandan, yaitu Kamo Serizawa, Shinmi Nishiki dan Kondo Isami. namun gelar komandan Shinmi Nishiki hanya bersifat titular (sebuah titel saja) , namun yang mempunyai historis sendiri dalam sejarah jepang adalah Hijikata Toshiro yang merupakan salah satu wakil komanda shinsengumi yang dijuluki "Wakil komandan iblis", ia adalah sahabat kondo dan orang kepercayaannya. Anggota awalnya berjumlah 13 orang yang berasal dari kelompok Serizawa Mito dan anggota Dojo Shieikan milik Isami Kondo. Mereka bermarkas di Mibu, dekat Kyoto [itulah alasan mengapa mereka disebut Serigala Mibu]. Dengan memakai Hairo warna biru mencolok [yang sangat tidak umum digunakan samurai dalam peperangan] dan hakama mereka berjuang menjaga keamanan Kyoto baik siang maupun malam. Pada tanggal 12 Maret 1863 kelompok ini mendapat pengesahan dari Daimyo Aizu, Matsudaira Katamori sebagai polisi resmi Kyoto. Namun, diawal pembentukan Serizawa dan Nishiki malah menggunakan kepercayaan Matsudaira untuk merampok, membunuh, memperkosa dan menimbulkan keresahan di Kyoto dengan mengatasnamakan Shinsengumi. Pada saat itu Shinsengumi akhirnya terbagi dua kelompok yaitu Kelompok yang dikomandani oleh Kondo Isami dan kelompok Serizawa Kamo. Atas saran Hijikata Toshizo, Nishiki dipaksa melakukan Seppuku dan Serizawa dibunuh oleh anggota Shinsengumi dengan berkedok perampokan.
Hijikata Toshizo
Setelah kelompok Sherizawa ditumpas, Kondo Isami resmi menjadi komandan tunggal Shinsengumi. Kesetian Shinsengumi pada tokugawa bakufu tidak diragukan lagi. Sebagai sebuah kelompok pelindung Tokugawa, tentu saja mereka mempunyai aturan-aturan yang tidak boleh dilanggar oleh setiap anggota. Apabila ada yang melanggar, ia harus melakukan seppuku sebagai hukumannya. Hijikata Toshizo yang merupakan wakil ketua menciptakan beberapa peraturan tsb, diantaranya:
1. Dilarang melanggar kode etik Samurai (Bushido)
2. Dilarag meninggalkan Shinsengumi
3. Dilarang mengumpulkan uang untuk keperluan pribadi
4. Dilarang ikut campur masalah kelompok lain
5. Dilarang terlibat dalam perselisihan pribadi (sumber: animonster 129)
Bahkan disebutkan juga ada peraturan apabila di dalam peperangan tidak bisa membunuh lawan karena terluka atau luka di bagian belakang [yang diartikan sebagai tindakan akan melarikan diri] ia tetap harus melakukan  seppuku! Hijikata Toshiji juga tidak pandang bulu dalam menyuruh anggota yang bersalah untuk melakukan seppuku. Bahkan ketika wakil tua lainnya, yaitu Yamamani Keisuke diharuskan melakukan Seppuku oleh Hijikata karena dianggap melarikan diri dari markas. mungkin itulah sebabnya ia termasuk yang ditakuti lawan ataupun kawan yang diberi julukan Oni no Fukuchou "Wakil Komandan Iblis"

Pada bulan Juni 1864, para pemberontak menyulut api, Pertarungan terjadi di Ikedaya. Tak dapat dipungkiri, Shinsengumi telah meninggalkan bekas paling mendalam dalam pertumpahan darah itu. Shinsengumi terkenal dan diminati oleh masyarakat luas. Pada puncaknya, Shinsengumi mempunyai hampir 300 anggota. Keanggotaan Shinsengumi memang terbuka, tidak hanya merekrut samurai-samurai saja namun juga menerima anggota yaitu petani dan pedagang karena Jepang saat itu menggunakan sistem hierarki dalam pemerintahannya. Diharapkan setelah masuk Shinsengumi, petani dan pedagang itu mampu menduduki pemerintahan juga.

Shinsengumi sudah dikatakan sebelumnya, menaruh semua kesetiaannya pada Tokugawa Bakufu. Dan ketika Tokugawa Bakufu jatuh, Shinsengumi pun keluar dari Kyoto dan membuat markas di Edo. Mereka tetap harus melawan kekaisaran yang telah menang. Pasukan Shinsengumi yang dulunya ditakuti, saat itu akhirnya dikenal sebagi penjahat/ pemberontak. Isami Kondo akhirnya ditangkap oleh pemerintah Meiji di dieksekusi. Pada tanggal 11 Mei 1869 saat pertempuran antara pasukan pemerintah pada saat itu dan para pemberontak, Hijikata Toshizo yang saat itu berusia tiga puluh empat, terkepung  di Hakodate, Dia tertembak di perut saat berkuda, memimpin pasukannya bertempur. Dengan meninggalnya sang Wakil Komandan Iblis menandai berakhirnya Shinsengumi.


malam itu hampir tiba saat kita bercerita sejarah jepang

Zaman Paleolitik

Kapak batu yang diekskavasi dari situs B Hinatabayashi, Shinano, Prefektur Nagano dari zaman Pra-Jōmon (Paleolitik), 30.000 SM. Museum Nasional Tokyo.
Zaman Paleolitik Jepang berlangsung dari sekitar 100.000 hingga 30.000 SM, dimulai dari penggunaan perkakas batu dan berakhir sekitar 12.000 SM pada akhir zaman es terakhir yang sekaligus awal dari periode Mesolitik zaman Jōmon. Bukti-bukti penggalian arkeologi menunjukkan kepulauan Jepang sudah dihuni orang sejak 35.000 SM.[2] Kepulauan Jepang terpisah dari daratan Asia setelah zaman es terakhir sekitar 11.000 SM. Setelah terungkapnya pengelabuan zaman Paleolitik Jepang oleh peneliti amatir Shinichi Fujimura,[3] bukti-bukti asal zaman Paleolitik Bawah dan zaman Paleolitik Tengah yang diklaim oleh Fujimura dan rekan-rekan telah diteliti ulang dan ditolak.

Zaman Jōmon

Sebuah bejana dari zaman Jōmon Pertengahan (3000-2000 SM).
Zaman Jōmon berlangsung dari sekitar 14.000 SM hingga 300 SM. Tanda-tanda pertama peradaban dan pola hidup stabil manusia muncul sekitar 14.000 SM dengan adanya kebudayaan Jōmon yang bercirikan bercirikan gaya hidup pemburu-pengumpul semi-sedenter Mesolitik hingga Neolitik. Mereka tinggal di rumah-rumah yang dibangun di atas tanah yang digali dan di atasnya didirikan rumah beratap dari kayu. Orang zaman Jōmon sudah mengenal bentuk awal dari pertanian, namun belum mengenal cara menenun kain dan pakaian dibuat dari bulu binatang. Orang zaman Jōmon mulai membuat bejana tanah liat yang dihias dengan pola-pola yang dicetakkan ke atas permukaan bejana sewaktu masih basah dengan menggunakan tongkat kayu atau tali atau simpul tali. Walaupun hasil penelitian menimbulkan keragu-raguan, menurut tes penanggalan radiokarbon, beberapa contoh tembikar tertua di dunia berasal dari Jepang, disertai pisau belati, giok, sisir dari kulit kerang, dan barang-barang keperluan rumah tangga lainnya berasal dari abad ke-11 SM.[4] Boneka tanah liat yang disebut dogū juga ditemukan dari situs ekskavasi. Barang-barang rumah tangga menunjukkan kemungkinan ada rute perdagangan yang jauhnya sampai ke Okinawa[rujukan?]. Analisis DNA menunjukkan bahwa penduduk asli Hokkaido dan bagian utara Pulau Honshu yang disebut suku Ainu adalah keturunan orang zaman Jōmon dan merupakan keturunan dari manusia pertama penghuni Jepang[rujukan?].

Zaman Yayoi

Dōtaku dari zaman Yayoi, abad 3 M.
Zaman Yayoi berlangsung dari sekitar 400 SM atau 300 SM hingga 250 Masehi. Dari situs arkeologi kota Yayoi, distrik Bunkyō, Tokyo ditemukan artefak asal zaman yang kemudian disebut zaman Yayoi.
Pada awal zaman Yayoi, orang Yayoi sudah mulai dapat menenun, bertanam padi, mengenal perdukunan serta pembuatan perkakas dari besi dan perunggu yang dipelajari dari Korea atau Cina.[5] Sejumlah studi paleoetnobotani menunjukkan teknik menanam padi di sawah dan irigasi sudah dikenal sejak sekitar 8000 SM di Delta Sungai Yangtze dan menyebar ke Jepang sekitar 1000 SM.[6]
Dokumen tertulis yang pertama kali menyebut Jepang adalah Buku Han Akhir[7] asal 57 Masehi. Buku tersebut mengisahkan, "Di seberang lautan dari Distrik Lelang tinggal orang-orang Wa. Mereka ada lebih dari dari 100 suku, mereka sering datang dan membayar upeti." Catatan Sejarah Tiga Negara dari abad ke-3 mencantumkan negara yang terbentuk dari kumpulan 30 suku-suku kecil yang diperintah oleh dukun wanita bernama Himiko dari Yamataikoku.
Semasa Dinasti Han dan Dinasti Wei, pengelana Cina tiba di Kyushu dan mencatat tentang para penduduk yang tinggal di sana. Menurut para pengelana Cina, mereka adalah keturunan dari Paman Agung (Tàibó) dari negara Wu. Penduduk di sana juga menunjukkan ciri-ciri orang Wu pra-Cina yang mengenal tato, tradisi mencabut gigi, dan menggendong bayi. Buku Sanguo Zhi mencatat ciri-ciri fisik yang mirip dengan ciri-ciri fisik orang yang digambarkan dalam boneka haniwa. Laki-laki berambut panjang yang dikepang, tubuh dihiasi tato, dan perempuan mengenakan pakaian terusan berukuran besar.
Situs Yoshinogari adalah situs arkeologi terbesar untuk peninggalan orang zaman Yayoi yang mengungkap adanya permukiman di Kyushu yang sudah didiami orang secara terus menerus selama ratusan tahun. Hasil ekskavasi menunjukkan artefak tertua berasal dari sekitar 400 SM. Di antara artefak yang ditemukan terdapat perkakas besi dan perunggu, termasuk perkakas dari Korea dan Cina.[8][9][10] Dari barang-barang peninggalan diperkirakan orang zaman Yayoi sudah sering melakukan kontak dan berdagang dengan orang dari Daratan Cina.

Zaman kuno dan zaman klasik Jepang

Zaman Kofun

Helm besi dan baju besi dengan hiasan berkilat dari perunggu (zaman Kofun, abad ke-5). Koleksi Museum Nasional Tokyo.
Zaman Kofun dimulai sekitar 250 M. Nama zaman ini berasal dari tradisi orang zaman itu untuk membuat gundukan makam (tumulus) yang disebut kofun. Pada zaman ini sudah terdapat negara-negara militer yang kuat dengan klan-klan berpengaruh sebagai penguasa. Salah satu di antaranya terdapat negara Yamato yang dominan, dan berpusat di Provinsi Yamato dan Provinsi Kawachi. Negara Yamato berlangsung dari abad ke-3 hingga abad ke-7, dan merupakan asal garis keturunan kekaisaran Jepang. Negara Yamato yang berkuasa atas klan-klan lain dan memperoleh lahan-lahan pertanian mempertahankan pengaruh yang kuat di Jepang bagian barat. Jepang mulai mengirimkan utusan ke Kekaisaran Cina pada abad ke-5. Dalam dokumen sejarah Cina ditulis tentang negara Wa yang memiliki lima raja. Sistem pemerintahan di Wa meniru model Cina yang menerapkan sistem administrasi terpusat. Sistem kekaisaran juga mengambil model dari Cina, dan masyarakat dibagi menjadi strata berdasarkan profesi.
Hubungan yang erat antara Jepang dengan Tiga Kerajaan Korea dimulai pertengahan zaman Kofun, sekitar akhir abad ke-4.

Zaman Asuka

Lukisan dinding di Makam Takamatsuzuka, Asuka, Nara, abad ke-8
Pada zaman Asuka (538-710), negara Jepang purba Yamato secara bertahap menjadi negara yang tersentralisasi. Negara Jepang purba sudah memiliki undang-undang seperti dinyatakan dalam Undang-Undang Taihō dan butir-butir Reformasi Taika.[11] Masuknya agama Buddha di Jepang mengakibatkan orang tidak lagi membuat makam berbentuk kofun.
Agama Buddha masuk ke Jepang sekitar tahun 538 melalui Baekje yang mendapat dukungan militer dari Jepang.[12] Penyebaran agama Buddha di Jepang dilakukan oleh kalangan penguasa. Pangeran Shōtoku mendedikasikan dirinya dalam penyebaran Buddhisme dan kebudayaan Cina di Jepang. Ia berjasa menyusun Konstitusi 17 Pasal yang membawa perdamaian di Jepang. Konstitusi yang disusunnya dipengaruhi oleh pemikiran Konfusianisme tentang berbagai moral dan kebajikan yang diharapkan masyarakat dari pejabat pemerintah dan abdi kaisar.
Dalam sepucuk surat yang disampaikan duta Kekaisaran Jepang ke Kekaisaran Cina pada tahun 607 ditulis kata-kata, "Kaisar negeri matahari terbit (Jepang) mengirimkan surat kepada kaisar di negeri matahari terbenam (Cina)".[13] Surat tersebut menyebabkan kemarahan kaisar Cina.[14]
Dimulai dengan Perintah Reformasi Taika tahun 645, Jepang semakin giat mengadopsi praktik-praktik budaya Cina, melakukan reorganisasi pemerintahan, serta menyusun undang-undang pidana (Ritsuryō) dengan mengikuti struktur administrasi Cina pada waktu itu. Istilah Nihon (日本?) juga mulai dipakai sebagai nama negara sejak zaman Asuka.

Zaman Nara

Daibutsu di Nara. Buddharupang berukuran besar asl tahun 752 M.
Zaman Nara pada abad ke-8 ditandai oleh negara Jepang yang kuat. Pada tahun 710, Kaisar Gemmei mengeluarkan perintah kekaisaran yang memindahkan ibu kota ke Heijō-kyō yang sekarang bernama Nara. Heijō-kyō dibangun dengan mencontoh ibu kota Dinasti Tang di Chang'an (sekarang disebut Xi'an).
Sepanjang zaman Nara, perkembangan politik sangat terbatas. Anggota keluarga kekaisaran berebut kekuasaan dengan biksu dan bangsawan, termasuk dengan klan Fujiwara. Hubungan luar negeri berlangsung dengan Silla dan hubungan formal dengan Dinasti Tang. Pada 784, ibu kota dipindahkan ke Nagaoka-kyō untuk menjauhkan istana dari pengaruh para biksu, sebelum akhirnya dipindahkan ke Heian-kyō (Kyoto).
Penulisan sejarah Jepang berpuncak pada awal abad ke-8 dengan selesainya penyusunan kronik Kojiki (712) dan Nihon Shoki (720). Dalam kedua buku sejarah tersebut dikisahkan sejarah Jepang mulai dari awal sejak zaman mitologi Jepang. Di dalamnya ditulis tentang pendirian Jepang pada tahun 660 SM oleh Kaisar Jimmu yang keturunan langsung dari Amaterasu. Menurut kedua kronik tersebut Kaisar Jimmu merupakan leluhur dari garis keturunan kaisar yang sekarang. Kaisar Jimmu sering dianggap sebagai kaisar mitos karena kaisar pertama berdasarkan bukti-bukti sejarah adalah Kaisar Ōjin yang tahun-tahun masa pemerintahannya tidak diketahui dengan jelas. Sejak zaman Nara, kekuasaan politik tidak selalu berada di tangan kaisar, melainkan di tangan bangsawan istana, shogun, militer, dan sekarang di tangan perdana menteri.

Zaman Heian

Lukisan gulung dari tahun 1130, ilustrasi Hikayat Genji bab "Sungai Bambu".
Periode akhir sejarah klasik Jepang berlangsung dari 794 hingga 1185 yang disebut zaman Heian. Puncak kejayaan istana kekaisaran di bidang puisi dan sastra terjadi pada zaman Heian. Pada awal abad ke-11, Murasaki Shikibu menulis novel Hikayat Genji yang hingga kini merupakan salah satu dari novel tertua di dunia. Pada zaman Heian selesai disusun naskah tertua koleksi puisi Jepang, Man'yōshū dan Kokin Wakashū.
Pada zaman Heian berkembang berbagai macam kebudayaan lokal, misalnya aksara kana yang asli Jepang. Pengaruh budaya Cina surut setelah sampai di puncak keemasan. Pengiriman terakhir utusan Jepang ke Dinasti Tang berlangsung pada tahun 838 sejalan dengan kemunduran Dinasti Tang. Walaupun demikian, Cina dalam terus berlanjut sebagai negara tujuan ekspedisi dagang dan rombongan peziarah agama Buddha.[15]
Kekuasaan politik istana kekaisaran berada di tangan segelintir keluarga bangsawan yang disebut kuge, khususnya klan Fujiwara yang berkuasa dengan gelar Sesshō and Kampaku.
Pada akhir zaman Heian bermunculan berbagai klan samurai. Empat klan samurai yang paling kuat adalah klan Minamoto, klan Taira, klan Fujiwara, dan klan Tachibana. Memasuki akhir abad ke-12, konflik antarklan berubah menjadi berbagai perang saudara seperti Pemberontakan Hōgen dan Pemberontakan Heiji. Setelah berakhirnya Perang Genpei, Jepang berada di bawah pemerintahan militer oleh klan-klan samurai di bawah pimpinan seorang shogun.

Zaman feodal

Dalam sejarah Jepang, zaman feodal dibagi menjadi dua bagian. Paruh pertama disebut abad pertengahan (chūsei) dari zaman Kamakura hingga zaman Muromachi, sementara paruh kedua disebut abad modern (kinsei) dari zaman Azuchi-Momoyama hingga zaman Edo.
Zaman feodal di Jepang berlangsung dari abad ke-12 hingga abad ke-19, ditandai oleh pemerintahan daerah oleh keluarga-keluarga daimyo di bawah kendali pemerintahan militer keshogunan. Kaisar hanya berperan sebagai kepala negara de jure sementara kekuasaan berada di tangan shogun.

Zaman Kamakura

Keshogunan Kamakura berkuasa di Jepang dari tahun 1185 hingga 1333 yang disebut zaman Kamakura yang merupakan zaman transisi menuju abad pertengahan Jepang. Abad pertengahan berlangsung selama hampir 700 tahun ketika pemerintah pusat, istana, dan Kaisar Jepang umumnya hanya menjalankan fungsi-fungsi seremonial. Urusan sipil, militer, dan kehakiman dikendalikan oleh kelas samurai. Secara de facto, penguasa negeri kekuasaan politik berada di tangan shogun yang berasal dari klan samurai yang terkuat.
Pada 1185, Minamoto no Yoritomo menghancurkan klan Taira yang merupakan musuh bebuyutan klan Minamoto. Setelah pada tahun 1192 diangkat oleh Kaisar sebagai Seii Tai-Shogun, Yoritomo mendirikan pemerintahan militer di Kamakura dan berkuasa sebagai shogun pertama Keshogunan Kamakura. Setelah wafatnya Yoritomo, klan Hōjō menjadi klan yang berpengaruh dan bertugas sebagai wali shogun.
Samurai menyerang kapal-kapal Mongol pada tahun 1281.
Peristiwa terbesar dalam periode Kamakura adalah invasi Mongol ke Jepang antara 1272 dan 1281. Pasukan Mongol dengan teknologi angkatan laut dan persenjataan yang unggul mencoba menyerbu ke kepulauan Jepang. Angin topan yang kemudian dikenal sebagai kamikaze (angin dewa) membuat kekuatan invasi Mongol tercerai-berai. Meskipun demikian, beberapa sejarawan bersikeras bahwa pertahanan pantai yang dibangun Jepang di Kyushu cukup memadai untuk mengusir para penyerbu. Walaupun invasi Mongol berhasil digagalkan, usaha mengatasi serbuan bangsa Mongol menyebabkan berakhirnya kekuasaan keshogunan akibat kekacauan politik dalam negeri.
Zaman Kamakura berakhir setelah runtuhnya kekuasaan Keshogunan Kamakura pada tahun 1333. Kekuasaan dikembalikan ke tangan kekaisaran di bawah pemerintahan Kaisar Go-Daigo dalam masa Restorasi Kemmu yang hanya berlangsung singkat. Pemerintahan Go-Daigo kembali ditumbangkan oleh Ashikaga Takauji.

Zaman Muromachi

Dalam periodisasi sejarah Jepang, zaman Muromachi berlangsung dari sekitar tahun 1136 hingga 1673 ketika kekuasaan pemerintah berada di tangan Keshogunan Ashikaga yang juga disebut Keshogunan Muromachi. Pendiri Keshogunan Ashikaga adalah Ashikaga Takauji yang merebut kekuasaan politik dari Kaisar Go-Daigo dan sekaligus mengakhiri Restorasi Kemmu. Zaman Muromachi berakhir pada tahun 1573 ketika shogun ke-15 sekaligus shogun Muromachi terakhir, Ashikaga Yoshiaki diusir dari ibu kota Kyoto oleh Oda Nobunaga.
Tahun-tahun awal zaman Muromachi juga disebut zaman Nanboku-cho atau zaman Istana Utara-Istana Selatan ketika kekuasaan istana terbelah dua menjadi Istana Utara dan Istana Selatan. Sejak tahun 1467 hingga berakhirnya zaman Muromachi disebut sebagai zaman Sengoku atau "zaman negara-negara bagian yang berperang". Pada zaman Sengoku terjadi perang saudara dan perebutan kekuasaan antarprovinsi. Pada masa ini pula terjadi kontak pertama Jepang dengan orang-orang Barat yang disebut Perdagangan dengan Nanban ketika pedagang-pedagang Portugis tiba di Jepang.
Orang Portugis di Jepang pada abad ke-17, di antaranya terdapat misionaris Francis Xavier.
Sebuah kapal Portugis yang berlayar ke Cina terkena badai dan merapat di sebuah pulau Jepang bernama Tanegashima. Senjata api yang diperkenalkan oleh orang Portugis membawa kemajuan teknologi militer dalam periode Sengoku, dan berpuncak pada Pertempuran Nagashino yang melibatkan pasukan samurai yang dipersenjatai dengan 3.000 pucuk arquebus (jumlah sebenarnya diperkirakan sekitar 2.000 pucuk). Selama perdagangan dengan Nanban, para pedagang dari negara-negara lainnya, Belanda, Inggris, dan Spanyol juga ikut berdatangan. Kedatangan para pedagang juga membawa penyebar agama Kristen, Serikat Yesuit, Ordo Dominikan, dan misionaris Fransiskan.
Lihat pula: Kirishitan

Zaman Azuchi-Momoyama

Dari tahun 1568 hingga 1600 di Jepang disebut zaman Azuchi-Momoyama. Jepang bersatu secara militer dan negara menjadi stabil di bawah kekuasaan Oda Nobunaga yang dilanjutkan oleh Toyotomi Hideyoshi. Istilah zaman Azuchi-Momoyama berasal dari nama istana (kastil) yang menjadi markas kedua pemimpin besar, Nobunaga di Istana Azuchi dan Hideyoshi di Istana Momoyama.
Setelah berhasil menyatukan Jepang, Hideyoshi berusaha memperluas wilayah dengan melakukan invasi ke Korea. Dua kali usaha penaklukan Korea berakhir dengan ditarik mundurnya pasukan Hideyoshi dari Semenanjung Korea pada tahun 1598 akibat dikalahkan pasukan gabungan Korea dan Cina, serta wafatnya Hideyoshi.
Konflik suksesi pasca-Hideyoshi berakhir dengan munculnya Tokugawa Ieyasu sebagai pemimpin baru Jepang. Kekuasaan pemerintahan beralih ke tangan Ieyasu setelah mengalahkan pasukan pendukung Toyotomi Hideyori dalam Pertempuran Sekigahara.

Zaman Edo (1603-1868)

Fondasi batu di menara utama Istana Edo.
Pada zaman Edo adalah pemerintahan otonomi daerah berada di tangan lebih dari dua ratus pejabat daimyo. Sebagai klan terkuat, pemimpin klan Tokugawa dari generasi ke generasi menjabat sebagai shogun (sei-i taishōgun). Keshogunan Tokugawa yang bermarkas di Edo (sekarang Tokyo) memimpin para daimyo di masing-masing daerah otonom yang disebut domain (han).
Kelas samurai ditempatkan oleh keshogunan di atas kelas rakyat biasa, petani, perajin, dan pedagang. Keshogunan mengeluarkan undang-undang yang mengatur segala aspek kehidupan, dimulai dari potongan rambut dan busana untuk masing-masing kelas dalam masyarakat. Shogun mewajibkan para daimyo secara bergantian untuk bertugas di Edo. Mereka disediakan rumah kediaman mewah di Edo agar tidak memberontak. Kekuatan militer daimyo daerah ditekan, dan diharuskan meminta izin dari pusat sebelum dapat memperbaiki fasilitas militer. Keshogunan Tokugawa runtuh setelah Perang Boshin 1868-1869.
Zaman Edo adalah zaman keemasan seni lukis ukiyo-e dan seni teater kabuki dan bunraku. Sejumlah komposisi terkenal untuk koto dan shakuhachi berasal dari zaman Edo.

Periodisasi sejarah

Tahun Periode Periode Subperiode Pemerintahan
30.000 SM–10.000 SM Paleolitik Jepang   tidak diketahui
10.000 SM–3000 SM Jepang kuno Jōmon   klan-klan lokal
900 SM-250 SM (tumpang tindih) Yayoi   klan-klan lokal
sekitar 250 Masehi-538 Masehi Yamato Kofun   klan Yamato
538-710 Masehi Jepang klasik Yamato Asuka
710-794 Nara   Istana kekaisaran di Nara
794-1185 Heian   Istana kekaisaran di Heian
1185-1333 zaman feodal Kamakura   Keshogunan Kamakura
1333-1336 Restorasi Kemmu   Kaisar Jepang
1336-1392 Muromachi Nanboku-cho Keshogunan Ashikaga, Oda Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi
1392-1573 zaman Sengoku
1573-1603 Azuchi-Momoyama
1600-1867 awal zaman modern di Jepang Edo   Keshogunan Tokugawa
1868-1912 Japan zaman modern Meiji   monarki terbatas (Kaisar Meiji)
1912-1926 Taishō Demokrasi Taisho monarki terbatas (Kaisar Taishō)
1926-1945 Shōwa Ekspansionisme monarki terbatas (Kaisar Shōwa)
1945-1952 Jepang zaman pendudukan Sekutu Komandan Tertinggi Sekutu
1952-1989 Pascapendudukan Sekutu demokrasi parlementer, Kaisar Jepang sebagai simbol negara
1989-sekarang Heisei